Logo Jualmobilmu

Admint

13 February 2026

461

Tips & Trick
Detail Image Article

Jual Mobil Listrik Bekas Masih Untung atau Rugi? Cek Di sini!

Era kendaraan listrik di Indonesia semakin nyata dan bukan lagi omongan belaka. Untuk mendukung teknologi baru dan lingkungan yang lebih bersih, semakin banyak orang yang beralih ke mobil listrik.

 

Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah mobil listrik, muncul pertanyaan seperti: bagaimana jika suatu saat memutuskan untuk menjual mobil listrik bekas? Apakah untung atau rugi? 

 

Faktor-faktor seperti kondisi baterai, biaya perawatan yang relatif rendah, dan tren pasar yang terus berubah memengaruhi nilai jual kembali mobil listrik bekas. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum menjual mobil listrik bekas. 

Hal ini akan membantu kamu membuat keputusan yang tepat dan memaksimalkan keuntungan dari jual mobil listrik bekas.

 

Tren Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Sebelum membahas untung atau rugi, penting untuk memahami bagaimana tren pasar mobil listrik bekas saat ini. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan penjualan mobil listrik di Indonesia meningkat tajam. 

 

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik naik lebih dari 300% dalam setahun terakhir. Hal ini tentu berdampak juga pada pasar mobil listrik bekas.

Dengan semakin banyaknya mobil listrik baru di pasaran, stok mobil listrik bekas otomatis ikut bertambah. Tapi, apakah permintaan terhadap mobil listrik bekas juga meningkat?

 

Jawabannya, iya, tapi belum sebesar mobil konvensional. Ini karena banyak masyarakat yang masih belajar memahami cara kerja, perawatan, dan keandalan dari kendaraan listrik.

 

Baca Juga:

 

Keuntungan Jual Mobil Listrik Bekas

Meski masih banyak yang ragu, jual mobil listrik bekas sebenarnya masih bisa mendatangkan keuntungan, tergantung bagaimana memainkannya. Berikut beberapa faktor yang bisa jadi nilai jual:

 

Biaya Operasional Rendah

Salah satu alasan utama orang tertarik membeli mobil listrik adalah biaya operasional yang jauh lebih murah dibanding mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Bayangkan, pengisian daya listrik jauh lebih hemat dibandingkan beli BBM.

 

Hal ini menjadi nilai jual utama saat menawarkan mobil listrik bekas ke calon pembeli. Bagi mereka yang sudah memahami benefit ini, harga mobil listrik bekas akan terasa lebih worth it. Inilah salah satu keuntungan mobil listrik bekas yang paling disorot.

 

Minim Perawatan Rutin

Mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal, artinya tidak ada oli mesin, busi, atau filter udara yang perlu diganti secara rutin. Ini juga menjadi alasan kenapa calon pembeli bisa tertarik, karena perawatan yang lebih simpel dan efisien. Ini jelas menjadi keuntungan mobil listrik bekas dari sisi kenyamanan pemilik.

 

Dukungan Pemerintah dan Infrastruktur yang Terus Berkembang

Pemerintah Indonesia terus mendorong ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya melalui insentif, penurunan pajak, dan pembangunan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang makin luas.

 

Kondisi ini menciptakan rasa percaya diri di pasar bahwa mobil listrik adalah investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik untuk pengguna baru maupun calon pembeli mobil listrik bekas. Ini juga turut memperkuat pasar mobil listrik bekas dalam jangka menengah hingga panjang.

 

Potensi Kerugian Menjual Mobil Listrik Bekas

Jual mobil listrik bekas juga memiliki tantangan tersendiri. Berikut beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan menjual:

 

Nilai Penyusutan yang Masih Tinggi

Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah depresiasi harga mobil listrik bekas. Banyak mobil listrik mengalami penyusutan harga yang lebih tajam dibanding mobil bensin, terutama pada 3 tahun pertama pemakaian.

Mengapa? Karena teknologi mobil listrik berkembang sangat cepat. Dalam waktu singkat, versi baru dengan fitur lebih canggih dan baterai lebih efisien bisa muncul, sehingga versi lama jadi “tenggelam”.

 

Kekhawatiran Soal Ketahanan Baterai

Baterai adalah komponen termahal dalam mobil listrik. Calon pembeli mobil listrik bekas biasanya khawatir soal kondisi dan umur baterai. Jika baterai sudah menurun drastis kapasitasnya, biaya penggantian bisa sangat mahal mencapai 30–40% dari harga mobil!

 

Karena itu, pembeli biasanya akan menawar lebih rendah kecuali kamu bisa menunjukkan riwayat servis baterai dan kondisi terkini.

 

Belum Banyak Bengkel Umum yang Mahir Mobil Listrik

Meskipun diler resmi memiliki teknisi khusus, bengkel umum untuk mobil listrik masih terbatas. Hal ini menjadi kekhawatiran calon pembeli, terutama di luar kota-kota besar.

 

Tips Agar Jual Mobil Listrik Bekas Tidak Rugi

Jangan khawatir, kamu tetap bisa jual mobil listrik bekas dengan harga yang bersaing jika menerapkan strategi yang tepat. Berikut tips yang bisa kamu coba:

 

Tawarkan Garansi Baterai (Jika Masih Berlaku)

Garansi baterai adalah salah satu daya tarik utama. Biasanya pabrikan memberikan garansi 5 hingga 8 tahun untuk baterai. Jika mobil kamu masih dalam masa garansi, sebutkan ini dengan jelas saat menjual. Ini bisa jadi senjata ampuh untuk meningkatkan harga jual.

 

Sertakan Laporan Kondisi Baterai

Beberapa diler atau bengkel EV kini menawarkan jasa pemeriksaan kondisi baterai secara profesional. Laporan ini bisa menunjukkan berapa kapasitas aktual baterai mobil (misalnya, masih 90% dari kapasitas awal). Bukti seperti ini akan membangun kepercayaan calon pembeli dan memperkuat nilai dari keuntungan mobil listrik bekas.

 

Gunakan Platform Jual-Beli Terpercaya

Gunakan marketplace yang memang memiliki target pasar EV atau yang sudah populer seperti jualmobilmu.id, atau platform khusus mobil listrik. Dengan demikian, iklan Anda akan lebih mudah menjangkau calon pembeli yang memahami kondisi dan potensi pasar mobil listrik bekas.

 

Timing

Jika kamu tahu generasi terbaru mobil listrik akan rilis sebentar lagi, sebaiknya jual mobil sebelum model baru keluar. Karena begitu versi baru dirilis, nilai mobil lama biasanya langsung turun.

 

Contoh Perkiraan Nilai Jual Mobil Listrik Bekas

Biar makin jelas seperti apa kondisi pasar mobil listrik bekas di Indonesia, yuk kita lihat dua contoh mobil listrik yang cukup populer: Hyundai Ioniq Electric dan Wuling Air EV. Keduanya punya karakter yang berbeda, tapi sama-sama menarik dijadikan acuan saat kamu mau jual atau beli mobil listrik bekas.

 

Hyundai Ioniq Electric (Tahun 2020)

Mobil ini termasuk pionir mobil listrik di Indonesia dan punya kesan “mewah”. Saat pertama kali dijual, harganya sekitar Rp 660 juta.

 

Tapi sekarang, di tahun 2024, harga bekasnya ada di kisaran Rp 400 juta sampai Rp 450 juta. Artinya, dalam waktu 3 tahun, mobil ini mengalami penurunan harga sekitar 30–40%.

 

Meski terlihat cukup besar penurunannya, mobil ini masih banyak dicari. Kenapa? Karena kualitas body mobil yang bagus (build quality-nya premium) dan jarak tempuhnya jauh dalam sekali cas, cocok untuk perjalanan luar kota.

 

Wuling Air EV Standard Range (Tahun 2022)

Kalau yang satu ini lebih cocok buat kamu yang cari mobil harian, khususnya dalam kota. Ukurannya mungil, gesit, dan sangat hemat biaya listrik.

 

Saat baru dirilis, harganya sekitar Rp 240 juta. Tapi sekarang, harga bekasnya ada di angka Rp 180 juta sampai Rp 200 juta. Artinya, dalam waktu 2 tahun, penyusutannya cuma sekitar 15–25% lebih rendah dibanding Hyundai Ioniq.

 

Alasannya? Karena mobil ini banyak diminati kalangan muda, pekerja kantoran, sampai ibu rumah tangga yang butuh kendaraan praktis untuk aktivitas sehari-hari. Apalagi biaya ngecas yang super irit dibanding isi bensin.

 

Baca Juga:

 

Untung atau Rugi Jual Mobil Listrik Bekas?

Pada akhirnya, jual mobil listrik bekas bisa tetap menguntungkan, asalkan tahu cara memainkan momennya. Dengan memperhatikan kondisi pasar, menjaga performa baterai, dan memanfaatkan fitur-fitur seperti garansi serta riwayat servis, kamu bisa menarik minat pembeli dan mempertahankan harga jual.

 

Tantangan memang ada, tapi keuntungan mobil listrik bekas tetap menjanjikan bila kamu jeli dalam melihat peluang. Jadi, mau untung atau rugi? Jawabannya tergantung strategi.

Cara Jual Mobil Listrik Bekas

 

Mau Untung Saat Jual Mobil Listrik Bekas?

Nah, setelah membaca ulasan lengkap di atas, sekarang saatnya kamu ambil keputusan. Kalau kamu merasa mobil listrikmu masih dalam kondisi oke, punya keunggulan, dan siap dilepas ke pemilik baru, ini momen terbaik untuk jual mobil listrik bekas dengan harga optimal.

 

Tapi jangan asal pilih platform! Supaya prosesnya cepat, aman, dan menguntungkan, jual saja di jualmobilmu.id, paltform terpercaya yang siap bantu kamu menjual mobil listrik bekas dengan proses simpel dan transparan.

 

Kunjungi sekarang jualmobilmu.id dan rasakan sendiri kemudahannya! Jangan tunggu harga makin turun, jual mobil listrik bekasmu sekarang dan dapatkan keuntungannya!

 

Share

Logo

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.

Menu

Kantor Pusat

PT JMM KAREM INDONESIA

Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta

Copyright © 2024 Jual Mobilmu.

All Rights Reserved.

Syarat & Ketentuan

Contact us on:

FBIGWA