Logo Jualmobilmu

Admin

05 February 2026

76

Jual Mobil
Detail Image Article

Ketahui Kebijakan Emisi dan Pengujiannya untuk Kendaraan

Permasalahan kualitas udara di kota-kota besar, terutama Jakarta menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat. Banyaknya kendaraan bermotor yang beroperasi setiap hari menjadi salah satu faktor utama tingginya polusi udara.

 

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menerapkan kebijakan emisi kendaraan yang mewajibkan seluruh mobil dan motor menjalani proses uji emisi kendaraan secara berkala.

 

Bagi pemilik kendaraan, memahami aturan ini sangat penting karena bukan hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga kenyamanan berkendara dan potensi sanksi yang mengikat.

 

Artikel ini membahas secara lengkap mengenai uji emisi hingga bagaimana kebijakannya diterapkan. Yuk simak bersama-sama

 

Mengapa Uji Emisi Kendaraan Penting?

Polusi udara telah menjadi isu serius di kota besar. Pemerintah meresponsnya dengan menerbitkan kebijakan emisi kendaraan yang mengharuskan seluruh kendaraan bermotor melakukan pengujian emisi secara berkala.

 

Tujuan utama kebijakan ini mencakup:

  • Mengurangi polutan berbahaya dari kendaraan pribadi.
  • Meningkatkan kualitas udara perkotaan.
  • Memastikan kendaraan tetap dalam kondisi sehat dan efisien.
  • Mengurangi risiko kerusakan pada komponen mesin.

     

Melalui uji emisi kendaraan, pemerintah dapat memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi tidak menghasilkan gas buang melebihi ambang batas. Pengendara pun lebih terjamin karena kendaraan yang lolos uji biasanya memiliki performa mesin lebih stabil dan hemat bahan bakar.

 

Baca jugaPentingnya Riwayat Servis untuk Meningkatkan Nilai Jual Mobil

 

Apa Itu Uji Emisi Kendaraan dan Bagaimana Prosesnya?

Uji emisi kendaraan merupakan metode untuk mengukur kadar gas buang dari kendaraan bermotor, seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), oksida nitrogen (NOx), dan karbon dioksida (CO2). Setiap jenis kendaraan memiliki standar batas emisi yang berbeda, tergantung tahun produksi dan jenis mesin.

 

Proses uji emisi biasanya dilakukan melalui alat khusus yang disambungkan ke knalpot untuk mengukur konsentrasi gas buang. Prosedurnya hanya memakan waktu 5–10 menit. Hasil uji akan menunjukkan apakah kendaraan Anda berada dalam batas aman atau tidak.

Jika nilai emisi melewati batas yang ditentukan, kendaraan dianggap tidak lolos uji, dan Anda wajib memperbaikinya sebelum mengikuti tes ulang.

 

Kebijakan Emisi Kendaraan: Aturan yang Wajib Dipahami

Kebijakan Emisi Kendaraan: Aturan yang Wajib Dipahami

Kebijakan emisi kendaraan telah diatur dalam beberapa kebijakan daerah dan nasional, khususnya di Jakarta. Pemerintah DKI Jakarta bahkan telah mewajibkan uji emisi untuk semua kendaraan berusia lebih dari tiga tahun.

 

  1. Mobil dan motor wajib melakukan uji emisi secara berkala.
     Kendaraan yang tidak melakukan atau tidak lolos uji akan dikenakan sanksi.
  2. Hasil uji memiliki masa berlaku tertentu, biasanya 6–12 bulan.
  3. Harus dilakukan di bengkel atau lokasi resmi yang telah tersertifikasi oleh pemerintah.
  4. Hasil uji tercatat dalam sistem digital, sehingga dapat langsung dicek oleh pihak kepolisian saat operasi.

     

Kebijakan ini juga mendorong pemilik kendaraan untuk lebih peduli pada kondisi mesin agar tidak hanya lolos uji, tetapi juga tetap aman dan efisien di jalan.

 

Sanksi Bagi Kendaraan yang Tidak Lolos Uji Emisi

Banyak pemilik mobil yang belum menyadari bahwa uji emisi kendaraan bukan lagi sekadar anjuran, melainkan kewajiban yang memiliki konsekuensi nyata. Jika kendaraan tidak lulus, ada sejumlah sanksi bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi.

 

  1. Pembatasan Melintas di Area Tertentu

Pemerintah menerapkan denda bagi kendaraan yang tidak lolos atau bahkan tidak menjalani uji emisi sama sekali. Untuk mobil, dendanya dapat

mencapai Rp500.000, sedangkan motor dikenakan hingga Rp250.000.

Kebijakan ini dibuat agar pemilik lebih disiplin merawat kendaraannya dan mengikuti kebijakan emisi kendaraan yang berlaku.

 

2. Pembatasan Melintas di Area Tertentu

Beberapa ruas jalan utama di Jakarta kini mewajibkan kendaraan memiliki bukti uji emisi yang masih berlaku. Tanpa itu, mobil bisa dilarang melintas dan Anda berpotensi terkena sanksi.

 

3. STNK Tidak Bisa Diperpanjang

Di sejumlah daerah, perpanjangan STNK akan ditolak bila kendaraan tidak memiliki bukti lolos uji emisi. Artinya, pengurusan administrasi kendaraan bisa tertunda dan menyulitkan kamu.

 

4. Pemantauan melalui Kamera ETLE

Sistem ETLE kini terhubung dengan basis data uji emisi. Kendaraan yang belum melakukan tes atau tidak lolos akan otomatis masuk daftar pelanggaran. Dengan pemantauan sistematis seperti ini, pengendara tidak bisa menghindari kewajiban uji emisi kendaraan.

 

Dengan sanksi yang cukup tegas ini, sangat penting untuk memastikan kendaraan Anda rutin menjalani uji emisi agar tetap sesuai regulasi dan tidak terkena masalah administratif maupun finansial.

 

Tips Merawat Kendaraan untuk Lolos Uji Emisi

Tips Merawat Kendaraan untuk Lolos Uji Emisi

Agar mobil tetap sehat dan efisien, pemilik perlu memahami beberapa tips merawat kendaraan untuk lolos uji emisi. Perawatan yang tepat bukan hanya meningkatkan peluang lulus tes, tapi juga membuat konsumsi bahan bakar lebih irit dan memperpanjang usia mesin.

 

  1. Rutin Mengganti Oli Mesin

Oli yang kotor membuat proses pembakaran tidak sempurna, meningkatkan gas buang, dan membuat kendaraan lebih sulit lolos uji emisi kendaraan. Pastikan Anda mengganti oli sesuai interval yang disarankan pabrikan.

 

2. Gunakan Bahan Bakar yang Lebih Berkualitas

Bahan bakar dengan oktan rendah meninggalkan banyak residu dan membuat karbon menumpuk di ruang bakar. Selain meningkatkan emisi, hal ini juga menurunkan performa mesin.

 

3. Bersihkan Filter Udara Secara Berkala

Filter udara yang tersumbat mengurangi aliran udara ke ruang bakar. Akibatnya, pembakaran menjadi tidak efisien dan emisi meningkat. Membersihkannya secara rutin menjadi langkah kecil yang berdampak besar.

 

4. Periksa Kondisi Busi

Busi yang mulai melemah membuat percikan api tidak sempurna. Dampaknya? Polutan CO dan HC meningkat, membuat kendaraan lebih berisiko gagal tes.

 

5. Lakukan Tune Up Berkala

Tune up menyeluruh memastikan komponen seperti sistem injeksi, airflow, dan intake bekerja optimal. Semakin stabil performa mesin, semakin besar peluang kendaraan memenuhi standar kebijakan emisi kendaraan.

 

Dengan menerapkan berbagai tips merawat kendaraan untuk lolos uji emisi di atas, Anda bisa lolos saat membawa kendaraan melakukan uji emisi.

 

Baca jugaStop Boros! Ganti Mobil High Performance ke Mobil Harian yang Lebih Ekonomis

 

Mobil Sulit Lolos Uji Emisi? Jual Saja di jualmobilmu.id!

Memahami uji emisi kendaraan, kebijakan emisi kendaraan, serta sanksi bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi merupakan hal penting bagi setiap pemilik mobil. Selain membantu menjaga kualitas udara, Anda juga memastikan kendaraan tetap aman, efisien, dan bebas sanksi.

 

Jika mobil Anda sudah terlalu tua, boros, atau sulit lolos uji emisi, kini saatnya mengambil keputusan bijak. Jual saja melalui jualmobilmu.id, prosesnya mudah, cepat, dan aman.

 

Keunggulan menggunakan jualmobilmu.id:

  • Harga penawaran transparan dan akurat berdasarkan inspeksi.
  • Proses hanya 15 menit mulai dari evaluasi hingga pembayaran.
  • Pengurusan dokumen dibantu oleh tim profesional.
  • Pembayaran langsung cair ke rekening tanpa menunggu lama.

     

Kunjungi jualmobilmu.id sekarang juga dan mulai menjual mobil lama Anda hanya dalam satu kunjungan! Jual mobil ya hanya di jualmobilmu.id!

Share

Logo

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.

Menu

Kantor Pusat

PT JMM KAREM INDONESIA

Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta

Copyright © 2024 Jual Mobilmu.

All Rights Reserved.

Syarat & Ketentuan

Contact us on:

FBIGWA