Selli
04 September 2025
68
Tren Penjualan Mobil Bekas Elektrik di Indonesia
Pemerintah Indonesia secara penuh mendorong adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari komitmen global terhadap energi bersih. Hal ini tidak hanya memicu pertumbuhan penjualan mobil listrik baru, tetapi juga menciptakan pasar yang menarik untuk mobil bekas elektrik. Hingga tahun 2025 ini, pasar mobil listrik bekas menunjukkan dinamika yang signifikan, menawarkan peluang bagi pembeli dan penjual. Banyak orang kini melirik jual mobil listrik bekas sebagai cara untuk mendapatkan teknologi ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau.
Artikel ini akan mengupas tuntas tren mobil listrik bekas di Indonesia, menyoroti model-model yang paling diminati, tantangan yang dihadapi, serta prospeknya di masa depan. Kami juga akan menyertakan tabel perbandingan harga dan spesifikasi untuk memudahkan Anda memahami pasar mobil bekas elektrik yang sedang berkembang pesat.
Mengapa Pasar Mobil Bekas Elektrik Tumbuh Pesat?
Ada beberapa faktor utama yang mendorong pesatnya pertumbuhan pasar mobil bekas elektrik di Indonesia, yaitu:
- Harga Jual Lebih Terjangkau: Harga mobil listrik baru masih terbilang tinggi. Dengan memilih mobil bekas elektrik, konsumen bisa mendapatkan mobil listrik dengan harga yang jauh lebih rendah, membuat unit mobil listrik bekas lebih mudah dijangkau.
- Pengurangan Kekhawatiran: Seiring waktu, masyarakat semakin teredukasi tentang keandalan baterai, ketersediaan stasiun pengisian daya, dan biaya perawatan yang rendah. Hal ini mengurangi kekhawatiran yang sebelumnya menghambat dalam tren mobil listrik bekas.
- Insentif Pemerintah: Insentif berupa keringanan pajak kendaraan bermotor dan kemudahan lainnya membuat mobil listrik, baik baru maupun bekas, menjadi pilihan yang lebih menarik secara finansial.
- Biaya Perawatan Rendah: Mobil bekas elektrik tidak memerlukan perawatan rutin seperti ganti oli, busi, atau filter bahan bakar. Biaya perawatan yang minim menjadi nilai jual yang sangat kuat dan menjadikannya banyak peminat.
Model Mobil Bekas Elektrik yang Paling Diminati
Beberapa model mobil listrik telah berhasil merebut hati konsumen di pasar mobil bekas. Berikut adalah beberapa di antaranya yang paling dicari dalam tren mobil listrik bekas di tahun 2025 ini:
1. Wuling Air EV
Wuling Air EV menjadi bintang di segmen mobil listrik bekas, terutama bagi mereka yang baru ingin mencoba kendaraan listrik. Harganya yang terjangkau dan dimensinya yang sangat ringkas menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas perkotaan. Di pasar mobil bekas elektrik, Wuling Air EV sangat laku karena penurunan harganya tidak terlalu drastis dan biaya operasionalnya yang sangat rendah. Mobil ini menjadi bukti bahwa kendaraan listrik kini bisa dijangkau oleh lebih banyak kalangan.
- Harga Terjangkau: Poin utama yang membuat mobil bekas elektrik ini diminati. Harganya relatif lebih rendah dibandingkan mobil listrik lainnya, menjadikannya pilihan ideal untuk pemula.
- Dimensi Kompak: Sangat lincah dan mudah bermanuver di jalanan kota yang padat. Ukurannya memudahkan pencarian parkir, bahkan di ruang yang sempit.
- Biaya Operasional Rendah: Pengisian daya yang efisien dan biaya perawatan yang minim menjadikannya sangat hemat. Pilihan baterai Long Range juga memberikan fleksibilitas lebih.
- Tampilan Unik: Desainnya yang kotak dan futuristik membuatnya tampil beda, menarik bagi konsumen muda yang menginginkan mobil dengan karakter kuat.
2. Hyundai Ioniq 5
Hyundai Ioniq 5 berhasil memimpin pasar mobil listrik dengan kombinasi desain futuristik dan teknologi canggih. Sebagai salah satu mobil listrik bekas dengan fitur terlengkap, Ioniq 5 tetap diminati karena menawarkan pengalaman berkendara yang premium. Meskipun harganya di pasar bekas masih tinggi, performa, kenyamanan, dan fitur-fitur keselamatan yang dimilikinya sebanding dengan harganya. Hal ini membuat banyak orang berani jual mobil listrik konvensional mereka untuk upgrade ke Ioniq 5 bekas.
- Desain Futuristik: Tampilannya yang unik dan modern, dibangun di atas platform E-GMP khusus EV, membuatnya menonjol di jalanan.
- Performa Bertenaga: Jarak tempuh (range) yang jauh dan akselerasi instan memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
- Fitur Lengkap: Dilengkapi dengan fitur keselamatan dan kenyamanan yang canggih, seperti V2L (Vehicle to Load), setara dengan mobil premium.
- Teknologi Pengisian Cepat: Mendukung pengisian daya cepat, memungkinkan pengisian baterai dari 10% hingga 80% dalam waktu kurang dari 20 menit, sangat praktis bagi pengguna.
3. Hyundai Kona Electric
Sebelum Ioniq 5, Hyundai Kona Electric telah terlebih dahulu meramaikan pasar. Mobil bekas elektrik ini menawarkan desain SUV yang ringkas dengan performa yang andal, menjadikannya salah satu pionir di Indonesia. Peminatnya tetap banyak karena harganya kini lebih terjangkau, menawarkan nilai yang sangat baik bagi mereka yang mencari jual mobil listrik bekas dengan range yang memadai. Model ini sangat cocok untuk konsumen yang ingin beralih ke EV tanpa harus beradaptasi dengan desain yang terlalu radikal.
- Desain SUV Ringkas: Tampilan yang gagah namun tetap fungsional untuk penggunaan sehari-hari, memberikan posisi berkendara yang nyaman.
- Jarak Tempuh Lumayan: Baterai yang cukup besar mampu menempuh jarak yang memadai untuk penggunaan dalam dan luar kota, menjadikannya praktis.
- Keandalan Terbukti: Sudah banyak digunakan di Indonesia, membuktikan keandalannya di berbagai kondisi jalan dan iklim.
4. Nissan Kicks e-Power

Nissan Kicks e-Power menawarkan pendekatan unik di segmen mobil listrik, menjadikannya salah satu mobil bekas elektrik yang menarik. Mobil ini adalah seri hybrid, di mana mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sementara roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Konsep ini menghilangkan kekhawatiran tentang pengisian daya, karena Anda cukup mengisi bensin seperti biasa. Jual mobil listrik jenis ini sangat menarik bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berkendara mobil listrik tanpa harus bergantung pada infrastruktur charger.
- Tidak Perlu Charging: Baterai diisi oleh mesin bensin, menghilangkan kekhawatiran tentang mencari stasiun pengisian daya.
- Sensasi Berkendara Mobil Listrik: Pergerakan mobil sepenuhnya didukung motor listrik, memberikan akselerasi instan dan minim suara.
- Sangat Hemat BBM: Dengan teknologi e-Power, konsumsi bahan bakar jauh lebih efisien dibandingkan mobil bensin konvensional.
Baca Artikel Menarik Lainnya: Tips Mengecek Mobil Listrik bekas, Apakah layak Atau tidak?
Tantangan dan Prospek di Pasar Mobil Bekas Elektrik
Meskipun tren mobil listrik bekas sangat menjanjikan, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:
- Kondisi Baterai: Pembeli seringkali khawatir tentang kondisi kesehatan baterai (State of Health/SOH) yang merupakan komponen termahal.
- Ketersediaan Suku Cadang: Suku cadang khusus mobil listrik masih terbatas, terutama untuk model-model tertentu.
- Infrastruktur Pengisian Daya: Meskipun terus bertumbuh, ketersediaan stasiun pengisian daya publik masih menjadi pertimbangan utama.
Namun, tantangan ini perlahan teratasi seiring dengan semakin matangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Para pemain di pasar mobil bekas elektrik mulai memberikan layanan inspeksi baterai dan garansi tambahan, yang akan meningkatkan kepercayaan konsumen. Prospek jual mobil listrik bekas diprediksi akan terus menanjak, sejalan dengan semakin banyaknya model baru yang masuk ke pasar.
Artikel Terkait: Apakah Mobil Listrik bekas Murah Aman? Atau Perlu Dicurigai?
Tabel Perbandingan Mobil Bekas Elektrik Paling Populer
Berikut adalah estimasi harga mobil second dan spesifikasi singkat untuk beberapa model mobil bekas elektrik yang paling dicari:
| Model Mobil | Tahun Produksi (Estimasi) | Estimasi Harga (Juta Rupiah) | Kapasitas Baterai | Jarak Tempuh (WLTP) |
| Wuling Air EV (Lite) | 2022 - 2023 | 150 - 180 | 17.3 kWh | ± 200 km |
| Wuling Air EV (Long Range) | 2022 - 2023 | 180 - 220 | 26.7 kWh | ± 300 km |
| Hyundai Ioniq 5 (Prime) | 2022 - 2023 | 550 - 650 | 58 kWh | ± 384 km |
| Hyundai Ioniq 5 (Signature) | 2022 - 2023 | 650 - 750 | 72.6 kWh | ± 481 km |
| Hyundai Kona Electric | 2020 - 2021 | 400 - 450 | 39.2 kWh | ± 305 km |
| Nissan Kicks e-Power | 2020 - 2021 | 350 - 400 | 2.06 kWh | Mesin sebagai generator |
Baca Juga: Prediksi Harga Mobil Listrik Second 2025 per Brand dan Tipenya
Kesimpulan
Tren mobil listrik bekas di Indonesia adalah fenomena yang tak terhindarkan. Dengan harga yang semakin terjangkau dan pemahaman pasar yang terus membaik, mobil bekas elektrik kini menjadi pilihan realistis bagi banyak masyarakat. Baik sebagai investasi jangka panjang maupun solusi mobilitas harian yang hemat biaya, mobil listrik bekas menawarkan banyak keuntungan.
Namun, seperti halnya mobil bekas konvensional, melakukan riset mendalam dan inspeksi menyeluruh adalah kunci. Pahami kondisi baterai dan riwayat perawatan untuk memastikan Anda mendapatkan unit terbaik.
Lupakan proses jual mobil listrik yang berlarut-larut dan penuh biaya tersembunyi. Melalui JualMobilmu, proses jual mobil hanya butuh 15 menit, tanpa biaya tambahan, dan Anda akan mendapatkan penawaran harga yang sangat kompetitif.
Mulai jual mobil Anda dengan harga terbaik bersama kami! Kunjungi https://jualmobilmu.id/

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.
Kantor Pusat
PT JMM KAREM INDONESIA
Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta


