Admin
20 February 2026
113
LCGC: Mobil Murah, Irit, Tapi Apakah Worth It? Kupas Habis Kelebihan, Kekurangan & Cara Rawatnya!
Pasar otomotif Indonesia semakin dinamis dengan hadirnya berbagai pilihan kendaraan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu segmen yang paling diminati saat ini Mobil LCGC atau Low Cost Green Car, yang muncul sebagai solusi transportasi pribadi ekonomis namun ramah lingkungan. Sejak diluncurkan, Mobil LCGC berhasil menarik perhatian konsumen karena harganya yang terjangkau dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa.
Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Mobil LCGC melalui berbagai insentif pajak dan kebijakan khusus. Tujuannya mendorong masyarakat memiliki kendaraan pribadi yang hemat di kantong dan ramah lingkungan. Dengan standar emisi ketat dan konsumsi BBM rendah, mobil jenis ini menjadi pilihan cerdas bagi Anda yang ingin memiliki kendaraan pertama atau menambah armada keluarga.
Apa Itu Mobil LCGC?
Mobil LCGC adalah program pemerintah sejak 2013 untuk menghadirkan kendaraan murah dan ramah lingkungan. Mobil ini dirancang menyesuaikan daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon, sehingga tetap aman dan hemat bahan bakar.
Untuk kategori LCGC, mobil harus memiliki mesin maksimal 1.200 cc, konsumsi minimal 20 km/l, dan harga jual maksimal Rp100 juta agar mendapat insentif pajak. Contoh populer termasuk Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Suzuki Karimun Wagon R, dan Datsun GO, yang masing-masing menawarkan fitur praktis sesuai regulasi LCGC.
Baca Juga: Tips Jual Mobil Bekas untuk yang Baru Pertama Kali Menjual
Keunggulan Mobil LCGC yang Perlu Anda Ketahui
Mobil LCGC hadir dengan berbagai kelebihan yang membuatnya diminati banyak konsumen Indonesia. Dari sisi harga hingga efisiensi operasional, mobil ini menawarkan nilai yang sulit disaingi. Berikut beberapa Keunggulan Mobil LCGC yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan membeli.
Harga Terjangkau dan Hemat BBM
Keunggulan Mobil LCGC yang paling mencolok adalah harga beli yang ramah di kantong, mulai dari 90 hingga 150 jutaan rupiah, membuatnya pilihan realistis bagi masyarakat kelas menengah. Selain itu, efisiensi bahan bakar 20-24 km per liter dan biaya perawatan yang relatif murah membuat pengeluaran operasional harian lebih ringan. Dengan tangki sekitar 35 liter, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 700-800 km, ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan sesekali.
Pajak Rendah dan Insentif Pemerintah
Selain harga dan efisiensi bahan bakar, salah satu keunggulan Mobil LCGC terletak pada sisi perpajakan. Tarif PPnBM yang lebih rendah dibanding mobil non-LCGC membuat harga jual kompetitif dan pajak tahunan hanya berkisar 1-2 juta rupiah, tergantung jenis dan daerah. Hal ini menjadikan Mobil LCGC pilihan ekonomis, tidak hanya saat pembelian tetapi juga untuk pengeluaran jangka panjang.
Dimensi Kompak dan Mudah Bermanuver
Selain harga dan efisiensi, keunggulan Mobil LCGC terlihat dari ukurannya yang kompak, ideal untuk jalan sempit dan macet di perkotaan. Panjang sekitar 3,6-3,8 meter dan lebar 1,6 meter membuat manuver dan parkir lebih mudah, sementara kabin tetap mampu menampung 4-5 penumpang dengan nyaman. Bagasi cukup untuk kebutuhan sehari-hari, meski tidak seluas mobil kelas menengah.
Kekurangan Mobil LCGC yang Harus Dipertimbangkan
Meski Mobil LCGC menawarkan harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar, beberapa kekurangan Meski Mobil LCGC seperti performa mesin, fitur keselamatan, dan stabilitas berkendara tetap perlu diperhatikan. Memahami kelemahan ini membantu menentukan apakah mobil ini cocok dengan kebutuhan harian dan gaya hidup Anda.
Performa Mesin yang Terbatas
Mobil LCGC biasanya dibekali mesin maksimal 1.200 cc. Tenaga yang tersedia cukup untuk penggunaan harian di perkotaan, tetapi akan terasa kurang responsif saat membawa beban penuh atau melewati tanjakan. Pengemudi sering perlu menurunkan gigi untuk menjaga akselerasi.
Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Minimalis
Karena fokus pada efisiensi harga, fitur pada Mobil LCGC lebih sederhana dibanding mobil di kelas menengah. Beberapa varian entry level masih menggunakan power window manual, tanpa airbag ganda, dan sistem audio standar. Material interior yang banyak plastik keras membuat nuansa premium kurang terasa.
Stabilitas Kurang Optimal di Kecepatan Tinggi
Bobot yang relatif ringan membuat mobil LCGC terasa agak goyang saat melaju di atas 100 km/jam atau berpapasan dengan kendaraan besar. Namun, untuk penggunaan harian di perkotaan dengan kecepatan moderat, masalah ini jarang menjadi perhatian.
Baca Juga: Panduan Lengkap Mengecek Harga dan Menjual Mobil Bekas dengan Untung Maksimal
Cara Merawat Mobil LCGC Agar Tetap Prima
Perawatan yang tepat akan membuat Mobil LCGC Anda awet dan performanya tetap optimal. Cara Merawat Mobil LCGC sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil lainnya, namun ada beberapa aspek khusus yang perlu mendapat perhatian ekstra mengingat karakteristik mesin kecilnya.
Servis Berkala Sesuai Jadwal
Cara merawat Mobil LCGC yang paling penting adalah melakukan servis rutin sesuai jadwal pabrikan, biasanya setiap 5.000–10.000 km. Ganti oli mesin dan filter secara tepat untuk menjaga performa mesin kecil tetap optimal. Pelumas dan filter yang terawat membantu konsumsi BBM efisien dan komponen mesin lebih awet.
Perhatikan Tekanan Ban dan Kondisi Kaki-Kaki
Tekanan angin ban yang tepat penting untuk kenyamanan berkendara dan efisiensi BBM. Cara Merawat Mobil LCGC yang sering terabaikan adalah mengecek tekanan ban rutin setiap dua minggu dan memastikan suspensi, shockbreaker, ball joint, serta tie rod dalam kondisi baik. Komponen kaki-kaki yang terawat membuat berkendara lebih aman, nyaman, dan mencegah kerusakan lain.
Jaga Kebersihan Mesin dan Kabin
Kebersihan mesin dan kabin penting untuk performa dan nilai jual mobil. Bersihkan ruang mesin secara berkala dan hindari menyemprot langsung komponen elektronik. Lakukan pembersihan kabin minimal sebulan sekali, vakum jok, karpet, dashboard, dan periksa karet pintu serta kaca agar tetap kedap dan awet.
Tips Supaya Mobil LCGC Bekas Pribadi Dihargai Tinggi

Memiliki mobil bekas yang terawat membuat nilainya tetap tinggi. Tips Supaya Mobil LCGC Bekas Pribadi Dihargai Tinggi dimulai dari merawat sejak hari pertama, mencatat riwayat servis, dan menyimpan bukti perawatan. Hindari modifikasi berlebihan agar mobil tetap dalam kondisi standar pabrikan yang disukai pembeli, atau simpan part original jika ingin menambahkan aksesori.
Jaga Kondisi Eksterior dan Interior
Tips Supaya Mobil LCGC Bekas Pribadi Dihargai Tinggi juga mencakup menjaga penampilan fisik mobil. Cuci dan poles secara rutin, lakukan coating atau wax setiap 3–6 bulan, serta hindari parkir di bawah terik matahari langsung. Perbaiki lecet atau penyok kecil segera, jaga bodi bebas karat, dan rawat interior agar tetap bersih dan terlindung dari sinar UV.
Lengkapi Dokumen dan Riwayat Perawatan
Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam menentukan harga jual. Tips Supaya Mobil LCGC Bekas Pribadi Dihargai Tinggi dengan menyimpan BPKB, STNK, faktur pembelian, dan buku servis dengan rapi, serta catat setiap perawatan atau penggantian parts. Dengan riwayat perawatan yang jelas, kepercayaan calon pembeli meningkat
Saatnya Jual Mobil LCGC Anda dengan Harga Terbaik di Jualmobilmu.id
Jika Anda berencana upgrade atau menjual Mobil LCGC kesayangan, prosesnya bisa cepat dan mudah. Jualmobilmu.id hadir sebagai solusi terpercaya untuk mendapatkan harga terbaik secara aman dan transparan. Tim profesional mereka menawarkan penawaran kompetitif tanpa ribet, tanpa biaya tersembunyi, dan dengan proses inspeksi yang cepat.
Cukup isi formulir online, unggah foto mobil, dan tim Jualmobilmu.id akan segera menghubungi Anda untuk langkah selanjutnya. Pembayaran dilakukan tunai dan aman setelah deal, termasuk bantuan balik nama bila diperlukan. Jangan tunggu lama, jual mobil LCGC Anda sekarang dan dapatkan uang tunai dalam hitungan hari dengan harga terbaik!

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.
Kantor Pusat
PT JMM KAREM INDONESIA
Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta


