Putri M.
13 March 2026
25
Kekurangan Wuling Air EV Dibanding Mobil Listrik Lain di Kelasnya
Wuling Air EV memang jadi salah satu mobil listrik yang cukup menggoda di Indonesia, terutama dengan harga yang relatif terjangkau untuk ukuran kendaraan elektrik. Namun seperti pepatah bilang, tidak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan Air EV ini. Kekurangan dan risiko kerusakan Wuling Air EV perlu diketahui sebelum memutuskan untuk membeli atau bahkan jika kamu sudah memilikinya dan berencana untuk menjualnya.
Memahami kekurangan dan risiko kerusakan Wuling Air EV bukan berarti kita anti terhadap produk ini, justru sebaliknya. Dengan mengetahui kelemahannya, kamu bisa lebih bijak dalam merawat kendaraan atau membuat keputusan yang lebih tepat saat ingin beralih ke mobil lain.
Kekurangan Air EV Dibanding Mobil Listrik Lain di Kelasnya
Kalau kita bandingkan dengan kompetitor di kelasnya, ternyata Air EV punya beberapa hal yang bikin kita mikir dua kali. Kekurangan Air EV dibanding mobil listrik lain di kelasnya cukup signifikan dalam beberapa aspek yang mungkin penting buat kamu.
Jarak Tempuh yang Terbatas
Kekurangan Air EV dibanding mobil listrik lain di kelasnya yang paling terasa adalah jarak tempuhnya yang cuma sekitar 200-300 kilometer per charge penuh, tergantung varian. Bandingkan dengan kompetitor seperti BYD Dolphin atau bahkan Hyundai Ioniq 5 yang bisa tembus 400 kilometer lebih. Untuk penggunaan dalam kota memang masih oke, tapi kalau kamu tipe yang suka jalan-jalan jauh di akhir pekan, ini bisa jadi masalah serius.
Bayangin aja, dari Jakarta mau ke Bandung aja udah deg-degan mikirin charging station di mana. Apalagi infrastruktur charging di Indonesia masih belum sebaik negara tetangga. Jadi ya, jarak tempuh ini bener-bener jadi pertimbangan utama kalau kamu mobilitas tinggi.
Kualitas Interior yang Standar
Jujur aja, kekurangan Air EV dibanding mobil listrik lain di kelasnya juga keliatan dari interiornya yang terkesan apa adanya. Material plastik keras mendominasi kabin, panel-panel yang terasa agak ringkih, dan finishing yang kadang kurang rapi. Kalau dibanding Nissan Leaf atau bahkan MG4 EV, rasanya beda banget dari segi premium-nya.
Memang harganya lebih murah, tapi kalau kamu tipe yang ngerti soal kualitas build, pasti langsung kerasa bedanya begitu masuk ke kabin. Tombol-tombol yang terasa murahan, jok yang kurang empuk untuk perjalanan jauh, dan suara-suara aneh dari dashboard yang kadang muncul saat melewati jalan rusak.
Fitur Keselamatan yang Minim
Airbag cuma di depan, tidak ada ESP, traction control yang mumpuni, apalagi fitur seperti lane keeping assist atau blind spot monitoring. Padahal di harga yang nggak jauh beda, kompetitor sudah mulai melengkapi mobilnya dengan fitur keselamatan aktif yang lebih lengkap. Buat yang sering bawa keluarga, ini jelas jadi hal yang perlu dipertimbangkan serius.
Baca Juga:
- Jual Mobil Listrik Bekas Masih Untung atau Rugi? Cek Di sini!
- Spesifikasi EV Compact Hyundai Casper dan Tanggal Rilis di Indonesia
Risiko Kerusakan yang Banyak Ditemukan di Wuling Air EV
Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang agak sensitif tapi penting banget untuk dibahas. Risiko kerusakan yang banyak ditemukan di Wuling Air EV ini bukan cuma rumor dari grup Facebook, tapi keluhan nyata dari para pengguna yang sudah merasakan sendiri.
Masalah pada Sistem Baterai
Keluhan yang paling sering muncul dari pengguna Air EV adalah degradasi baterai yang lebih cepat dari ekspektasi, ada yang bilang kapasitasnya turun cukup drastis setelah setahun pemakaian. Selain itu ada juga kasus Battery Management System yang error, bikin mobil tiba-tiba nggak bisa di-charge atau malah mati di tengah jalan. Kalau sudah kena masalah ini, siap-siap urusan bengkel yang lumayan panjang dan nggak murah.
Kerusakan pada Mobil Listrik
Beberapa pengguna melaporkan suara dengung atau whining yang makin keras saat akselerasi, yang kemungkinan ada kaitannya dengan bearing atau komponen internal mobil. Yang lebih bikin was-was adalah kasus loss power mendadak saat berkendara, kondisi yang jelas berbahaya kalau terjadi di jalan ramai. Meski masuk garansi, proses klaim dan perbaikannya bisa makan waktu berhari-hari.
Problem pada Sistem Pengereman
Rem yang terasa spongy dan kurang responsif jadi keluhan yang cukup sering muncul, terutama setelah pemakaian intensif. Kampas rem yang cepat habis juga agak aneh mengingat sistem regeneratif seharusnya mengurangi beban pengereman konvensional. Ini menunjukkan ada yang kurang beres, entah dari kalibrasi sistem atau memang desain komponennya yang belum optimal.
Masalah Elektronik dan Software
Layar infotainment freeze, AC yang tiba-tiba nggak mau nyala, sensor parkir error, sampai warning light yang muncul tanpa sebab jelas, semuanya pernah dilaporkan pengguna Air EV. Yang bikin frustrasi, update software yang harusnya memperbaiki bug malah kadang memunculkan masalah baru. Dari sisi quality control software, masih ada ruang yang cukup besar buat perbaikan.
Baca Juga:
- Tips Dapat Harga Jual Terbaik Wuling Air EV Bekas
- Harga Terkini BYD Sealion 7 SUV Premium Paling Dinanti di Indonesia
Tips Servis Wuling Air EV Sebelum Dijual

Kalau kamu berencana untuk menjual Air EV kamu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar nilai jualnya tetap bagus. Tips servis Wuling Air EV sebelum dijual ini akan membantu kamu mendapatkan harga terbaik dan mempercepat proses penjualan.
Lakukan Pengecekan Kesehatan Baterai
Sebelum dijual, bawa dulu ke bengkel resmi Wuling untuk diagnostic check dan minta laporan resmi State of Health baterai. Kalau kondisinya masih di atas 85 persen, itu nilai jual yang bagus dan bisa jadi poin negosiasi yang kuat. Kalau sudah di bawah 80 persen, setidaknya kamu punya data resmi yang bikin proses jual beli lebih transparan dan calon pembeli nggak merasa dibohongi.
Perbaiki Semua Kerusakan Minor
Semua warning light yang nyala, infotainment yang error, atau fitur yang nggak berfungsi normal sebaiknya diselesaikan dulu sebelum mobil ditawarkan. Ganti juga komponen yang sudah aus seperti wiper, kampas rem, dan cek kondisi ban karena detail kecil kayak gini sering jadi deal breaker buat calon pembeli yang teliti. Kesan pertama itu susah diperbaiki kalau sudah jelek di awal.
Bersihkan dan Detailing
Cuci bersih, polish body untuk samarkan baret halus, dan lakukan detailing interior biar kabin balik kelihatan segar. Mobil yang datang dalam kondisi bersih dan terawat langsung kasih kesan yang berbeda, dan itu ngaruh ke harga yang bisa kamu minta. Jangan skip bagian ini karena effort-nya kecil tapi dampaknya lumayan besar.
Ingin Jual Wuling Air EV Kamu? Kunjungi Jualmobilmu.id Sekarang!
Sudah siap untuk menjual Wuling Air EV kamu dan upgrade ke mobil yang lebih baik? Jualmobilmu.id adalah solusi terbaik untuk menjual mobil listrik kamu dengan cepat dan harga yang fair. Cukup isi form di website kami, tim inspector profesional akan melakukan pengecekan menyeluruh termasuk kondisi baterai dan memberikan penawaran harga terbaik.
Proses sangat cepat dan transparan sehingga kamu bisa segera mendapatkan dana untuk membeli mobil baru yang lebih sesuai kebutuhan. Ingin jual mobil listrik? Kunjungi Jualmobilmu.id sekarang!

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.
Kantor Pusat
PT JMM KAREM INDONESIA
Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta


