05 February 2026
90
Perawatan Mobil Manual? Kenali Dulu Semua Jenis Oli & Fungsinya!
Pada mobil transmisi manual, jenis oli yang digunakan umumnya terbagi menjadi oli mesin dan oli transmisi (gear oil), masing-masing memiliki fungsi yang berbeda namun sama-sama penting. Oli mesin berfungsi melumasi komponen internal mesin agar gesekan berkurang, suhu tetap stabil, serta mencegah keausan. Jenisnya terdiri dari oli mineral, semi-sintetis, dan full sintetis, dengan tingkat kekentalan (SAE) seperti 10W-40 atau 5W-30 yang disesuaikan dengan spesifikasi pabrikan dan kondisi penggunaan kendaraan.
Sementara itu, oli transmisi manual (gear oil) berfungsi melumasi roda gigi pada sistem transmisi agar perpindahan gigi lebih halus, senyap, dan awet. Oli ini memiliki tingkat kekentalan yang lebih tinggi dibanding oli mesin, biasanya menggunakan standar SAE 75W-90, 80W-90, serta spesifikasi API GL-4 yang umum direkomendasikan untuk mobil manual karena aman untuk komponen synchronizer.
Pentingnya Memperhatikan Kebutuhan Oli pada Mobil
Memperhatikan kebutuhan oli pada mobil manual merupakan hal yang sangat krusial karena oli berperan langsung dalam menjaga kinerja mesin dan sistem transmisi. Oli mesin berfungsi melumasi komponen internal seperti piston, crankshaft, dan camshaft agar gesekan dapat diminimalkan. Selain itu, oli juga membantu mendinginkan mesin dengan menyerap panas, membersihkan kotoran hasil pembakaran, serta melindungi komponen dari karat dan korosi.
Jika oli jarang diganti atau kualitasnya menurun, mesin akan bekerja lebih berat, konsumsi bahan bakar meningkat, dan risiko kerusakan serius seperti overheat atau aus dini menjadi lebih besar. Pada mobil manual, perhatian tidak hanya tertuju pada oli mesin, tetapi juga oli transmisi manual. Oli transmisi memiliki peran penting dalam melumasi roda gigi di dalam gearbox agar perpindahan gigi terasa halus dan tidak menimbulkan bunyi kasar.
Selain fungsi teknis, pemilihan oli yang sesuai spesifikasi pabrikan juga sangat berpengaruh terhadap usia pakai kendaraan. Setiap mobil memiliki rekomendasi tingkat kekentalan (SAE) dan standar kualitas tertentu yang disesuaikan dengan desain mesin dan transmisi. Pemilihan oli yang sesuai spesifikasi pabrikan juga sangat berpengaruh terhadap usia pakai kendaraan.
Baca juga: Keuntungan Jual Mobil Hyundai Bekas: Model Paling Dicari & Tips Jualnya
Jenis Oli pada Mobil Manual dan Fungsinya

Sumber : pinterest
Oli mesin memiliki peran sangat penting dalam menjaga kinerja dan usia pakai mesin kendaraan. Berdasarkan bahan dasarnya, oli mesin terbagi menjadi beberapa jenis, masing-masing dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda, serta membutuhkan prosedur penggantian yang tepat agar hasilnya optimal.
Oli Mesin
Oli mesin berfungsi sebagai pelumas utama untuk mobil manual, pada seluruh komponen mesin agar gesekan dapat diminimalkan dan suhu kerja tetap stabil. Selain melumasi, oli mesin juga membantu membersihkan kotoran hasil pembakaran serta melindungi mesin dari karat dan keausan.
Penggunaan oli mesin yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan sangat penting agar performa mesin tetap optimal dan umur mesin lebih panjang. Oli mesin perlu diganti secara rutin sesuai jarak tempuh atau waktu pemakaian
Oli Transmisi Manual (Gear Oil)
Oli transmisi manual berperan melumasi roda gigi dan komponen di dalam gearbox agar perpindahan gigi terasa halus dan tidak menimbulkan suara kasar. Oli ini memiliki kekentalan yang lebih tinggi dibanding oli mesin karena bekerja di bawah tekanan gesekan yang besar, sehingga sangat dibutuhkan untuk mobil manual. Jika oli transmisi jarang diganti atau kualitasnya menurun, perpindahan gigi bisa menjadi berat dan beresiko merusak komponen transmisi.
Oli Gardan
Pada mobil manual dengan penggerak roda belakang atau sistem 4x4, oli gardan dibutuhkan untuk melumasi sistem diferensial. Oli ini berfungsi menjaga roda gigi gardan tetap halus dan tahan terhadap beban serta putaran tinggi. Penggantian oli gardan biasanya dilakukan dalam interval yang lebih lama, namun tetap perlu diperhatikan agar tidak terjadi keausan berlebih.
Cara Penggantian Oli Mesin
Penggantian oli mesin dilakukan dengan beberapa tahap. Mesin terlebih dahulu dipanaskan agar oli lama lebih encer dan mudah keluar. Setelah itu, baut pembuangan oli dibuka hingga oli lama terkuras habis, kemudian filter oli diganti untuk memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal. Selanjutnya, baut dipasang kembali dan oli baru dituangkan sesuai kapasitas mesin. Terakhir, mesin dihidupkan sejenak dan level oli dicek menggunakan dipstick untuk memastikan volumenya sudah sesuai standar.
Filter oli kemudian dilepas dan diganti dengan yang baru untuk memastikan tidak ada kotoran yang ikut bercampur dengan oli baru. Setelah oli lama benar-benar habis, baut pembuangan dipasang kembali dengan kencang, lalu oli baru dituangkan sesuai kapasitas dan spesifikasi mesin. Terakhir, mesin dihidupkan sebentar untuk memastikan oli bersirkulasi dengan baik, kemudian level oli dicek menggunakan dipstick dan ditambahkan bila masih kurang.
Tips Memilih Oli untuk Mobil Manual

sumber : pinterest
Memilih oli yang tepat untuk mobil manual perlu dilakukan dengan cermat agar kinerja mesin dan transmisi tetap optimal. Hal utama yang harus diperhatikan adalah rekomendasi pabrikan, terutama terkait tingkat kekentalan (SAE) dan standar kualitas (API).
1. Sesuaikan dengan Rekomendasi Pabrikan
Langkah paling penting dalam memilih oli untuk mobil manual adalah mengikuti spesifikasi yang dianjurkan pabrikan. Perhatikan standar SAE (kekentalan) dan API yang tercantum di buku manual kendaraan. Oli dengan spesifikasi yang tepat akan memberikan pelumasan optimal, menjaga performa mesin, serta mencegah keausan dini pada komponen.
2. Pilih Jenis Oli Mesin yang Tepat
Sesuaikan jenis oli mesin dengan usia dan kondisi mobil. Untuk mobil lama atau penggunaan ringan, oli mineral bisa menjadi pilihan. Oli semi sintetis cocok untuk pemakaian harian dengan beban sedang, sedangkan oli full sintetis lebih direkomendasikan untuk mobil modern atau yang sering digunakan dalam kondisi berat karena perlindungannya lebih maksimal.
3. Perhatikan Oli Transmisi Manual
Selain oli mesin, mobil manual juga membutuhkan oli transmisi yang tepat. Gunakan gear oil dengan spesifikasi yang dianjurkan, umumnya API GL-4 dengan viskositas seperti 75W-90 atau 80W-90, agar perpindahan gigi tetap halus dan komponen gearbox lebih awet.
4. Sesuaikan dengan Kondisi Pemakaian
Jika mobil sering digunakan di kondisi macet, perjalanan jarak jauh, atau membawa beban berat, pilih oli dengan kualitas lebih tinggi dan daya tahan panas yang baik. Untuk penggunaan normal, oli dengan spesifikasi standar sudah cukup, asalkan penggantiannya rutin.
5. Perhatikan Jadwal Penggantian Oli
Oli yang baik tetap harus diganti secara berkala. Jangan menunggu oli berubah warna terlalu gelap atau mesin terasa berat. Mengganti oli sesuai interval yang dianjurkan akan menjaga kinerja mobil manual tetap optimal dan menghindari kerusakan mesin maupun transmisi.
Baca juga : Tips Jual Mobil Bekas untuk yang Baru Pertama Kali Menjual
Jual Mobil Bekas Anda dengan Mudah di Jualmobilmu.id
Jual mobil bekas akan jauh lebih mudah dengan informasi lengkap dan cara efektif, bisa dilakukan di jual mobilmu. Menjual mobil bekas kini menjadi pilihan yang semakin diminati seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap spesifikasi dan juga keunggulan mobil bekas.
Jika Anda masih bingung dengan cara jual mobil bekas, Jual Mobilmu akan bantu Anda untuk mengurus semua proses penjualannya. Keuntungan yang bisa kamu dapat yaitu, diantaranya proses cepat & aman, harga terbaik tanpa biaya tambahan, tidak perlu menunggu lama, uang langsung masuk rekening. Jangan tunda lagi! Cek cara jual Mobil Bekas di Jual Mobilmu.

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.
Kantor Pusat
PT JMM KAREM INDONESIA
Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta


