Aliya
13 March 2026
22
Spesifikasi dan Jenis Baterai Mobil Listrik
Memasuki era elektrifikasi pada industri otomotif tentu membuat Anda perhatian dengan komponennya, termasuk baterai. Khususnya pada baterai, daya tahan komponen penting ini menentukan sejauh apa jarak yang bisa ditempuh suatu mobil listrik.
Baterai yang digunakan oleh mobil listrik juga bervariasi tergantung pada jenis mobilnya. Oleh karena itu, bagi Anda pemilik mobil listrik, wajib mengetahui berbagai jenis baterai mobil listrik hingga tips merawatnya agar selalu awet dan aman dibawa berkendara.
Pentingnya Mengetahui Jenis Baterai Mobil Listrik
Baterai adalah komponen terpenting dalam mobil listrik, karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya utama, tetapi juga menentukan performa, jarak tempuh, dan efisiensi secara keseluruhan. Oleh karena itu, memahami jenis, kapasitas, harga, dan perawatan baterai mobil listrik jadi langkah awal yang penting sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan listrik.
Pentingnya mengetahui jenis baterai listrik juga akan membantu Anda dalam memastikan keamanan kendaraan, karena mampu menghindari kerusakan perangkat dan situasi berbahaya. Ditambah lagi, ini menjadi pengetahuan baru saat membuat pilihan yang hemat biaya serta bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga:
- Jual Mobil Listrik Bekas Masih Untung atau Rugi? Cek Di sini!
- Mobil Listrik Rawan Rusak, Ini Tips Perbaikan dan Pencegahannya
7 Jenis Baterai Mobil Listrik
Teknologi baterai terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan kendaraan listrik global, khususnya di Indonesia. Penting untuk mengetahui berbagai jenis baterai mobil listrik, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
1. Lithium-ion (Li-ion)
Baterai mobil listrik yang paling sering digunakan adalah jenis Lithium-ion (Li-ion). Baterai ini sangat populer karena padat energi, bobotnya ringan, dan masa pakai panjang. Selain itu, baterai ini juga mudah diisi ulang dan memiliki waktu pengisian yang lebih cepat dibandingkan dengan jenis baterai lainnya.
Li-on terbuat dari karbon dan litium yang sangat reaktif yang dapat menyimpan banyak energi. Namun, baterai ini juga memiliki kelemahan yaitu harganya yang mahal, sensitif terhadap suhu tinggi, dan rentan rusak jika tidak digunakan dalam waktu lama.
2. Nickel-Metal Hydride (NiMH)
Berikutnya, ada Nickel-Metal Hydride (NiMH), yang memiliki kepadatan energi yang lebih rendah daripada Li-ion, sehingga mobil yang menggunakan baterai ini cenderung memiliki jarak tempuh yang lebih pendek. Oleh karena itu, NiMH paling cocok untuk kendaraan hibrida (HEV) daripada kendaraan listrik murni (EV).
Baterai mobil listrik ini memiliki keunggulan berupa biaya rendah, ramah lingkungan, daya tahan lebih lama daripada Li-on, dan tahan terhadap pengisian daya berlebih. Kekurangannya termasuk bobot yang berat, kapasitas rendah, efisiensi rendah, dan umur pakai yang pendek.
3. Lead Acid
Baterai Lead Acid (asam timbal/SLA) telah lama digunakan pada mobil konvensional, tetapi juga dapat digunakan pada mobil listrik. Ini merupakan jenis baterai tertua yang digunakan untuk kendaraan listrik terbuat dari timbal dan asam sulfat sebagai elektroda.
Lead Acid memiliki keunggulan berupa harga murah, mudah didaur ulang, dan mudah diisi ulang. Namun, baterai ini juga memiliki kekurangan berupa bobot yang sangat berat, kapasitas sangat rendah, efisiensi sangat rendah, dan masa pakai sangat singkat.
4. Solid State Battery
Solid State Battery merupakan tipe baterai mobil listrik terbaru yang masih dalam pengembangan. Baterai ini menggunakan elektrolit padat, bukan cair, sehingga lebih aman, lebih ringkas, dan mampu menyimpan energi 2–10 kali lebih banyak daripada baterai Lithium-Ion.
Solid State Battery diharapkan memiliki keunggulan berupa bobot yang sangat ringan, kapasitas yang sangat besar, efisiensi yang sangat tinggi, dan umur pakai yang panjang. Namun, baterai ini masih menghadapi tantangan berupa biaya produksi yang sangat mahal dan teknologi yang belum matang.
5. Nickel-Cadmium Battery
Nickel-Cadmium Battery menggunakan nikel oksida hidroksida dan kadmium sebagai elektroda. Baterai untuk mobil listrik ini memiliki keunggulan berupa ketahanan yang baik terhadap siklus pengisian ulang dan suhu ekstrem.
Namun, baterai ini juga memiliki kelemahan berupa bobot yang cukup berat, kapasitas yang relatif rendah, efisiensi yang relatif rendah, dan umur pakai yang relatif pendek. Selain itu, baterai ini juga tidak ramah lingkungan karena mengandung kadmium yang beracun.
6. Ternary lithium-ion (NMC)
Jenis baterai mobil listrik selanjutnya, yaitu lithium-ion ternary (NMC), yang paling populer di pasaran. NMC memiliki keunggulan kapasitas tinggi, tegangan tinggi, stabilitas termal yang baik, dan biaya rendah dibandingkan dengan baterai Li-ion lainnya.
NMC juga mengandung nikel yang merupakan elemen penting untuk meningkatkan kinerja baterai Li-ion dan merupakan versi pengembangan dari baterai li-ion. NMC kini banyak digunakan oleh produsen mobil listrik karena dianggap menawarkan performa optimal dengan harga yang lebih kompetitif.
7. Ultracapacitor
Ultracapacitor adalah perangkat penyimpanan energi yang menyimpan muatan di antara permukaan elektroda dan elektrolit. Keunggulan jenis baterai ini adalah kemampuan mengeluarkan daya dalam jumlah besar dalam waktu sangat singkat.
Ultracapacitor cocok digunakan sebagai sistem pendukung sekunder pada mobil listrik, seperti saat akselerasi atau menanjak. Ini dikarenakan ultracapacitor energi secara elektrostatik, bukan secara kimia, sehingga ideal sebagai pelengkap baterai utama untuk akselerasi dan pengereman regeneratif.
Baca Juga:
- Beli atau Jual Mobil Listrik Eropa? Bongkar Keunggulan Teknologi & Risiko yang Harus Anda Tahu!
- Prediksi Harga Mobil Listrik Second 2025 per Brand dan Tipenya
Tips Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet
Mobil listrik adalah kendaraan yang bergantung pada baterai sebagai sumber energi untuk beroperasi. Oleh karena itu, mengikuti tips merawat baterai sangat penting untuk menjaga kinerja dan masa pakai baterai mobil listrik.
Gunakan pengisi daya yang sesuai
Pastikan saat mengisi daya mobil listrik, pilih charger dengan daya keluaran yang sesuai dan cocok dengan spesifikasi aki agar baterai tetap sehat. Pilih charger resmi atau berkualitas tinggi, dan hindari menggunakan pengisi daya yang tidak sesuai karena dapat merusak aki.
Jangan biarkan baterai habis sampai 0%
Kebiasaan menggunakan mobil listrik hingga baterai habis 0% dapat merusak baterai karena memaksa baterai bekerja dalam kondisi minimum. Disarankan agar Anda segera mengisi daya baterai ketika indikator baterai menunjukkan level daya rendah, atau setidaknya di angka 20%.
Hindari mengisi daya hingga 100% terlalu sering
Charge mobil listrik hingga penuh sesekali memang tidak masalah, tetapi jika Anda melakukannya terlalu sering bisa mempercepat penurunan kualitas baterai. Jaga agar isinya tetap sekitar 80–90% untuk pemakaian harian.
Parkir di area yang teduh, hindari suhu ekstrem
Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat mempengaruhi kinerja baterai. Usahakan saat Anda memarkir mobil, carilah tempat-tempat yang teduh atau garasi untuk menjaga suhu baterai tetap stabil.
Lakukan pemeriksaan rutin di pusat layanan resmi
Tips merawat baterai mobil listrik agar awet terakhir, yaitu rutinkan pengecekan kesehatan baterai. Anda perlu servis berkala di bengkel resmi untuk memantau kondisi baterai hingga memastikan seluruh sistem kendaraan listrik bekerja maksimal.
Jual Mobil Listrik Bekas Hanya di Jualmobilmu.id
Tren mobil listrik secara global tentu menjadi daya tarik sendiri untuk Anda sehingga menjadi lebih perhatian ke seluruh bagian komponen, termasuk jenis baterainya. Di samping itu, perawatan baterai juga jadi concern untuk menjaga agar performa mobil listrik tetap prima. Saat Anda menjual mobil listrik dengan kondisi baterai masih baik, ini jadi nilai jual tersendiri.
Jangan lupa untuk menjual mobil listrik Anda di tempat yang terpercaya, seperti Jualmobilmu.id. Di platform ini, penjualannya cepat alias hanya 15 menit dan dana langsung masuk ke rekening Anda. Setelah mengisi form, tim langsung mengecek kelayakan mobil listrik dan menetapkan harga kompetitif. Jadi, ingin jual mobil listrik bekas? Kunjungi Jualmobilmu.id sekarang!

Penyedia layanan membeli mobil lama Anda yang berpengalaman dan terpercaya.
Kantor Pusat
PT JMM KAREM INDONESIA
Jalan Gading Kirana Timur A-11/15, Desa/Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta


