Jual Mobil
23 July 2026
41
8 menit baca

Memahami Titik Depresiasi: Di Tahun ke Berapa Mobil Paling Cepat Turun Harga
Begitu mobil keluar dari showroom dan rodanya menyentuh aspal untuk pertama kali, nilai jualnya sudah langsung berkurang. Bukan mitos, tapi fakta yang sering diabaikan banyak pemilik kendaraan sampai akhirnya merasakan sendiri betapa jauhnya selisih harga beli dan harga jual.
Memahami depresiasi mobil per tahun bukan hanya penting bagi yang mau beli, tapi justru sangat krusial bagi yang mau jual. Karena dengan tahu di titik mana penurunan harga paling tajam, kamu bisa mengambil keputusan jual di waktu yang paling menguntungkan.
Apa Itu Depresiasi dan Kenapa Penting buat Penjual
Depresiasi mobil per tahun adalah penurunan nilai kendaraan dari harga beli ke harga jual yang terjadi secara alami seiring waktu, pemakaian, dan kondisi pasar. Angka ini tidak bisa dihindari, tapi besarannya sangat bisa dipengaruhi oleh keputusan yang kamu ambil sebagai pemilik.
Apa Itu Depresiasi Mobil?
Depresiasi mobil adalah penurunan nilai kendaraan dari harga beli awal ke nilai jual saat ini. Begitu mobil keluar dari showroom, nilainya turun pada tahun pertama, dan setiap tahun nilai mobil akan terus berkurang tergantung kondisi, usia, dan pasar. Untuk pemilik yang berencana menjual di masa depan, memahami depresiasi mobil per tahun membantu memperkirakan nilai jual yang realistis dan menentukan strategi penjualan yang tepat.
Kenapa Penjual Sering Merugi karena Tidak Paham Depresiasi?
Banyak pemilik mobil yang menetapkan harga jual berdasarkan perasaan atau harga beli dulu, tanpa mempertimbangkan berapa penurunan harga mobil yang sudah terjadi secara aktual di pasar. Akibatnya, ada yang pasang harga terlalu tinggi dan mobilnya tidak laku berbulan-bulan, atau justru menjual terlalu murah karena tidak tahu posisi harga pasarnya.
Kurva Depresiasi Tipikal Mobil di Indonesia

Sumber: Pinterest
Tidak semua tahun pemakaian memberikan penurunan harga mobil yang sama besarnya. Ada pola kurva yang cukup konsisten dan penting untuk kamu pahami sebelum memutuskan kapan mau menjual.
Riset akademis menunjukkan bahwa kendaraan mengalami pola depresiasi yang menurun seiring bertambahnya usia dengan penurunan terbesar selalu terjadi di tahun-tahun awal kepemilikan (ScienceDirect, 2022).
Studi ini juga menemukan bahwa bakar bensin mengalami depresiasi rata-rata 0,87% per bulan atau sekitar 10,4% per tahun secara keseluruhan, sementara tahun pertama bisa jauh lebih tinggi dari angka rata-rata tersebut
| Usia Kendaraan | Rata-rata Depresiasi Tahunan | Akumulasi Depresiasi | Keterangan Pasar |
| Tahun ke-1 | 15 - 25 % | 15 - 25 % | Penurunan paling tajam, status berubah dari baru ke bekas |
| Tahun ke-2 | 8 - 15 % | 25 - 40 % | Depresiasi mulai melambat tapi masih signifikan |
| Tahun ke-3 | 8 - 10 % | 35 - 50 % | Kurva mulai melandai, harga lebih stabil |
| Tahun ke-4 hingga ke-5 | 5 - 10 % | 45 - 60 % | Penurunan lebih lambat, pasar bekas lebih aktif |
| Tahun ke-6 ke atas | 3 - 5 % | 60 % ke atas | Depresiasi minimal, kondisi jadi penentu utama harga |
Tahun ke Berapa Penurunan Harga Mobil Paling Tajam

Sumber: Pinterest
Kalau ada satu angka yang wajib kamu ingat, ini jawabannya: tahun pertama adalah yang paling brutal dari sisi nilai jual mobil per tahun. Setiap tahun punya karakteristik penurunan yang berbeda, dan mengetahuinya bisa membantu kamu memilih momen jual yang paling tepat.
Tahun Pertama: Paling Tajam
Harga mobil baru akan langsung mengalami penyusutan sekitar 15 hingga 20 persen dari harga jualnya pada tahun pertama setelah pembelian.
Bahkan beberapa riset menyebut angka depresiasi tahun pertama bisa mencapai 23,5 persen dari harga beli. Artinya, mobil seharga Rp300 juta bisa kehilangan nilai hingga Rp60 juta hingga Rp70 juta hanya di tahun pertama, bahkan sebelum kamu sempat merasakannya.
Tahun Kedua hingga Kelima: Mulai Melambat
Setelah tahun pertama, persentase penyusutannya akan menurun menjadi 5 hingga 10 persen saja per tahun. Mobil yang sudah berumur 3 hingga 5 tahun cenderung lebih menarik bagi pembeli bekas karena harga jualnya sudah lebih terjangkau dan depresiasi selanjutnya sudah lebih stabil, menjadikan rentang ini titik di mana pasar bekas paling aktif bergerak.
Tahun Keenam ke Atas: Kondisi Jadi Penentu
Di atas tahun keenam, penurunan harga mobil sudah tidak lagi didominasi faktor usia tapi lebih ditentukan oleh kondisi fisik, kelengkapan dokumen, dan permintaan pasar terhadap model tersebut. Mobil yang terawat baik bisa mempertahankan harganya jauh lebih stabil dibanding unit yang dibiarkan tanpa perawatan rutin.
Faktor yang Mempercepat dan Memperlambat Depresiasi
Angka rata-rata di tabel di atas adalah titik awal, bukan angka pasti. Kapan mobil turun harga secara signifikan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang bisa kamu kendalikan sebagian.
Merek dan Reputasi Pasar
Mobil dari merek dengan reputasi keandalan tinggi, seperti Toyota atau Honda, biasanya memiliki depresiasi yang lebih rendah dibandingkan merek premium. Ini karena permintaan pasar bekasnya konsisten tinggi, sehingga harga jual kembalinya lebih terjaga dari waktu ke waktu.
Jarak Tempuh (Kilometer)
Semakin tinggi jarak tempuh mobil, semakin besar depresiasinya. Mobil dengan jarak tempuh yang rendah cenderung memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi karena komponen kendaraan dianggap lebih awet. Beberapa kalkulasi bahkan menyebut setiap 10.000 km yang ditempuh bisa menurunkan nilai mobil sebesar 5 hingga 10 persen dari harga pasarnya.
Tipe dan Segmen Kendaraan
Mobil yang banyak dicari di pasar bekas, seperti MPV atau SUV, cenderung memiliki depresiasi lebih rendah karena memiliki pasar yang stabil sehingga nilai jualnya lebih terjaga.
Sebaliknya, mobil bermesin besar yang konsumsi BBM-nya tinggi, apalagi di tengah kenaikan harga Pertamax, mengalami tekanan depresiasi lebih cepat karena daya tariknya di pasar bekas menurun.
Kondisi Fisik dan Kelengkapan Dokumen
Keberadaan surat-surat kendaraan yang lengkap seperti STNK, BPKB, dan faktur sangat berpengaruh pada nilai jual mobil. Mobil dengan dokumen yang lengkap lebih mudah dijual dan memiliki harga yang lebih baik. Kondisi fisik yang terawat juga membuat nilai jual mobil per tahun jauh lebih stabil dibanding unit yang tidak dirawat.
Baca Juga: Cara Hitung Total Biaya Kepemilikan Mobil per Tahun (BBM, Pajak, Servis, Depresiasi)
Baca Juga: Banjir Mobil Baru 2026, Kapan Harus Jual Mobil Sebelum Harga Turun?
Pakai Data Ini untuk Tentukan Waktu Jual di Jualmobilmu.id
Setelah tahu pola depresiasi mobil per tahun, pertanyaan yang tersisa adalah mobilmu sekarang ada di titik mana? Kalau masih di tahun pertama hingga kedua dan kamu punya rencana menjual dalam waktu dekat, ini justru momen yang perlu dipikirkan serius karena harga sedang di titik paling aktif tergerus.
Jangan jual di titik harga terburuk. Cek dulu posisi harga pasar mobilmu di jualmobilmu.id sebelum memutuskan apapun, atau isi form estimasi harga untuk mendapat gambaran nilai jual mobil per tahun yang akurat sesuai kondisi kendaraanmu sekarang.