Jual Mobil
Putri M.
30 March 2026
1286
7 menit baca
Terakhir diperbarui: 03 August 2026

Inti Artikel
Komisi makelar mobil bekas umumnya 1%–5% dari nilai transaksi, dengan besaran yang ditentukan oleh tingkat keterlibatan makelar: sekitar 0,5%–1% kalau hanya memberi informasi, 1%–2% kalau mengurus penjualan sampai selesai, dan bertambah bila mencakup inspeksi atau pengurusan dokumen.
Komisi Jual Mobil Bekas Berapa Persen? Ini Rinciannya
Kalau kamu menjual mobil lewat makelar atau broker, mereka mengambil komisi dari harga jual. Pertanyaannya: berapa besarannya, dan apakah angka yang diminta ke kamu wajar?
Jawaban singkatnya, komisi makelar mobil bekas umumnya berkisar 1% sampai 5% dari nilai transaksi. Rentangnya lebar karena besarannya bergantung pada seberapa jauh makelar terlibat — hanya memberi informasi, atau mengurus seluruh proses sampai transaksi selesai.
Artikel ini merinci besaran komisi untuk masing-masing jenis jasa, contoh perhitungannya dengan angka, dan hal-hal yang perlu kamu sepakati sejak awal agar tidak ada salah paham di akhir, dan mendapatkan keuntungan jual mobil bekas secara langsung.
Komisi Jual Mobil Bekas Berapa Persen?
Besaran komisi ditentukan oleh seberapa banyak pekerjaan yang diambil alih makelar. Berikut rinciannya:
| Jenis jasa | Kisaran komisi | Contoh pada mobil Rp150 juta |
|---|---|---|
| Hanya memberi informasi pembeli | 0,5% – 1% | Rp750.000 – Rp1.500.000 |
| Mengurus penjualan sampai transaksi selesai | 1% – 2% | Rp1.500.000 – Rp3.000.000 |
| Tambahan komisi dari sisi pembeli | +0,5% | +Rp750.000 |
| Tambahan bila mencakup inspeksi | +0,5% | +Rp750.000 |
| Tambahan bila mengurus dokumen sampai tuntas | +1% | +Rp1.500.000 |
Totalnya: untuk makelar yang terlibat penuh — mencari pembeli, menginspeksi, dan mengurus dokumen — komisi gabungan bisa mencapai sekitar 3% atau lebih dari nilai transaksi.
1. Makelar pasif: hanya memberi informasi
Peran paling minimal. Makelar hanya menghubungkan kamu dengan calon pembeli dari jaringannya, lalu kamu sendiri yang mengurus negosiasi, pemeriksaan, dan dokumen.
Kisaran: 0,5% – 1%. Kalau makelar berada di pihak penjual, umumnya di kisaran 1%–2%.
Cocok kalau: kamu sanggup mengurus prosesnya sendiri dan hanya kesulitan menemukan pembeli.
2. Makelar aktif: mengurus sampai transaksi selesai
Makelar mengambil alih penawaran, menjelaskan kondisi mobil ke calon pembeli, dan menangani negosiasi.
Kisaran: 1% – 2%. Untuk mobil Rp150 juta, sekitar Rp1,5 juta sampai Rp3 juta.
Cocok kalau: kamu tidak punya waktu atau tidak nyaman bernegosiasi langsung.
3. Komisi dari sisi pembeli
Yang sering tidak disadari penjual adalah, makelar bisa menerima komisi dari kedua belah pihak. Selain dari kamu, pembeli umumnya juga dikenakan sekitar 0,5%.
Ini penting kamu ketahui bukan karena merugikanmu secara langsung, melainkan karena memengaruhi posisi makelar dalam negosiasi. Makelar yang dibayar dua pihak punya insentif untuk menutup transaksi secepatnya, belum tentu pada harga tertinggi untukmu.
4. Paket lengkap dengan inspeksi
Sebagian makelar menyediakan atau mengurus jasa inspeksi, lalu hasilnya diserahkan ke calon pembeli sebagai bukti kondisi.
Kisaran: sekitar 1,5% dari harga mobil. Biaya inspeksinya sendiri kadang ditanggung makelar, dengan komisi dibayar oleh calon pembeli. Pastikan skemanya jelas sejak awal.
Contoh Perhitungan Komisi
Simulasi pada mobil dengan harga jual Rp150.000.000:
| Skenario | Komisi | Yang kamu terima |
|---|---|---|
| Makelar pasif (1%) | Rp1.500.000 | Rp148.500.000 |
| Makelar aktif (2%) | Rp3.000.000 | Rp147.000.000 |
| Terlibat penuh (3%) | Rp4.500.000 | Rp145.500.000 |
| Terlibat penuh + jasa tambahan (5%) | Rp7.500.000 | Rp142.500.000 |
Untuk mobil dengan harga lebih tinggi, selisihnya membesar secara proporsional. Pada mobil Rp300 juta, komisi 3% berarti Rp9 juta.
Yang perlu kamu perhatikan: persentase saja tidak cukup. Yang menentukan apakah kamu untung atau rugi adalah berapa harga akhir yang berhasil dicapai, bukan hanya berapa persen yang dipotong.
Makelar yang mengambil 3% tapi berhasil menjual Rp5 juta lebih tinggi dari kemampuanmu menjual sendiri tetap menguntungkan.
Baca Juga:
- Tips Menjual Mobil Bekas dengan Aman dan Legal
- Rekomendasi Tempat Jual Mobil Bekas Harga Tinggi yang Aman dan Terpercaya
Faktor yang Memengaruhi Besaran Komisi
Ada beberapa faktor yang memengaruhi besaran komisi yang didapat makelar, antara lain:
- Harga mobil. Semakin tinggi nilai transaksi, semakin besar nominal komisinya. Untuk mobil bernilai tinggi, sebagian makelar bersedia menurunkan persentasenya.
- Tingkat keterlibatan. Faktor terbesar. Makelar yang mengurus dari awal sampai dokumen selesai wajar meminta lebih dari yang sekadar memberi kontak.
- Tingkat kesulitan penjualan. Model yang pasarnya sempit, unit dengan kondisi khusus, atau mobil dengan dokumen yang perlu diurus umumnya dikenakan komisi lebih tinggi karena butuh usaha lebih besar.
- Reputasi dan jaringan. Makelar dengan jaringan pembeli luas cenderung menetapkan tarif lebih tinggi, tapi juga cenderung lebih cepat menemukan pembeli.
- Layanan tambahan. Pembersihan, poles, atau perbaikan minor biasanya dihitung terpisah atau dimasukkan ke perhitungan komisi. Pastikan ini jelas sejak awal.
Alternatif Jual Mobil Selain Makelar
Makelar bukan satu-satunya jalur, dan masing-masing punya konsekuensi berbeda.
| Jalur | Potongan | Waktu | Usaha darimu |
|---|---|---|---|
| Makelar | 1%–5% komisi | Bervariasi | Sedang |
| Jual sendiri ke perorangan | Tidak ada komisi | Bisa berminggu-minggu | Paling besar |
| Showroom | Tidak ada komisi, tapi harga beli di bawah pasar | 1–2 hari | Kecil |
| Platform jual instan | Tidak ada komisi | Cepat | Kecil |
Menjual sendiri memang bebas komisi, tapi bukan berarti bebas biaya. Kamu menanggung waktu mengurus iklan, meladeni calon pembeli yang tidak serius, negosiasi berulang, dan pengurusan dokumen. Untuk sebagian orang, waktu itu lebih mahal daripada komisi 2%.
Showroom tidak mengambil komisi, tapi membeli di bawah harga pasar karena perlu ruang untuk rekondisi dan margin. Secara efektif potongannya bisa lebih besar dari komisi makelar, hanya bentuknya berbeda.
Platform jual instan tidak memungut komisi dan memberi penawaran langsung, sehingga kamu tahu persis berapa yang akan kamu terima sebelum menyepakati apa pun.
Jual Tanpa Komisi, Harga Langsung Kamu Tahu di Awal

Kalau kamu ingin menghindari komisi sekaligus proses yang panjang, JualMobilmu.id memberi penawaran langsung tanpa potongan perantara. Kamu tahu persis berapa yang akan kamu terima sebelum menyepakati apa pun, tidak ada persentase yang dihitung belakangan.
Prosesnya selesai dalam 15 menit dengan dana langsung masuk rekening, tanpa biaya tambahan dan tanpa calon pembeli yang menghilang di tengah negosiasi.
